Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

2 minggu berlalu

Dua minggu sudah berlalu.. Kemarin malam aku masih memimpikanmu. Kita bermain di pinggir pantai, tiba* ada sesuatu jatuh dari langit, dan kamu berhasil menangkapnya. Ternyata baling* helikopter. Iya, ada heli jatuh di dekat pantai. Entah.. sering skali kamu ada di mimpiku, kadang memelukku, kadang menatap wajahku, mengusap kepala dan pipiku๐Ÿ˜ข ah.. kamu memang lain. Bahkan kamu masih bisa merasakan kegundahan yg akhir* ini membebaniku. Aku tak mungkin bercerita padamu, tak mungkin aku menangis* lagi, karna aku sadar.. ketika aku menangis dan punya masalah, kamu tak kan lagi ada untuk sekedar menenangkanku dalam pelukanmu. Aku rindu, tp hanya air mata yg bisa mengobati. Tak ada lagi hak.ku mengusap air matamu. Aku selalu mengenang masa* itu, apapun yg kamu nasehatkan, apa* yg kamu bilang, apa* yg qm ajarkan, makasih uda jadi guru terbaik. Walau kadang aku masih butuh pendapat* n solusi dari pemikiranmu, tp itu skrg hanya ilusi. Tak bisa dipungkiri kamu memang jenius, sangat. Hanya...

Kepercayaan yang dirusak

30 oktober 2016, Ketika acara tasyakuran usai, dan semua orang perlahan pergi, termasuk kakak. Aku di adili, bukan saja diadili tapi semua planningku GAGAL! Bukan masalah diadili, bukan perkara 2 pekan silam, ini perkara masa depanku. Aku tau 2 pekan silam aku undercontroll, khilaf! Iya aku akui kalo yg aku lakuin salah. Tapi aku masih punya otak kok, aku tau sampai mana batas berhenti. Aku tau 2 pekan silam bikin dunia khawatir akan keadaanku, aku ngerti.... aku ngerti kalian takut aku macem*, terimakasih buat semua perhatian dan kasih sayang kalian. Aku memang sempat hilang arah n tujuan, tapi aku punya cara, inget aku punya CARA. Setiap orang pasti punya cara masing* buat move on. Karna kadar yg diderita orang pasti beda*, pasti akan beda pula dgn teori. Aku punya cara sendiri, tolong dong hargai usahaku. Aku ga sama seperti kisah kalian, tolong jgn samakan. Aku uda pernah bilang, nda usah bilang mama. Biarkan dulu..nanti kalo uda reda, aku sendiri yg ngasih tau. Harus berapa ...

Pertemuan tak direncanakan

Malam itu, seseorang begitu ingin menemuiku semenjak kejadian itu menimpaku. Karna dia datang jauh* dari luar kota ke sini aku harus menemuinya, mungkin Tuhan menitipkan pesan lewat dia. Sebut saja T. Baru ketemu peluk hangat menyambutku, terharu dia๐Ÿ˜ข Lanjut kita ngobrol* menceritakan kronologi dan perjalanan kilas balik hubungan ku. Aku mengenal teteh ini uda lama, aku kenal orangnya, tapi mungkin tidak dgn cerita hidupnya. Malam itu kita sharing, tukar cerita.. Dia ini slah 1 teman baik ridho, dewasa, anggun, pinter, aku sangat yakin dia sangat mengenal ridho. Ya, apa yg aku sampaikan dgn apa yg dia ceritakan SAMA. Allahuakbar! Dulu waktu awal jadian sama aku, ridho pernah bilang kedia kalo ada something special di aku. Entah aku sendiri ya nda tau itu apa. Nginget masa boneka danbo yg waktu itu dia dapetin dari usahanya menang G-fan, dia menukar gulungan tiket dengan boneka itu. Kala itu emang dbawa ke kelas bonekanya. Diminta sama tmn* nda boleh, bahkan mau dibeli tmnku jug...

H+4

Uda hari ke 4 aja dari pernikahannya.. Kamu uda bahagia blm kira*? Mungkin uda ya.. tapi aku lebih tau kamu, kamu nda sekuat itu orang.nya, jangan bohong.. Sampai hari ini, pagiku terasa hampa. Aku masih saja memeriksa hp bangun tdur, masih saja memeriksa smua timelinemu. Barangkali kamu kangen, tba* kamu chat aku.. Tapi ga ada.. aku nda nemu chat dari kamu..๐Ÿ˜ข Duduk dimeja makan pun aku masih bertanya*, kamu mau makan apa? Mau aku suapin?. Masih saja hilang selera makanku.... sengaja aku kerumah kakak karna mungkin beberapa kue & hidangan lezat mungkin bisa mengembalikan selera makanku. Nyatanya enggak sama sekali... makanpun hanya bbrapa sendok, kenapa aku ini? Aku terbiasa menyiapkan makananmu.. sampai kadang aku mengabaikan rasa laparku. Apa kamu sudah makan dsana? Istrimu masak apa hari ini? Kesukaanmu kah? Atau kamu terpaksa memakannya untuk menghargainya? Pasti enak. Nda seperti masakanku yg kadang keasinan, tapi kamu selalu menghabiskannya... Aku butuh kamu bib.....

Masa sulit yang kamu lewati bersamaku

Gambar

Cobalah sedikit mengerti

Laboratorium biologi farmasi,  Monday, 22 august 16 Masih dengan perjuangan yang sama, Mimpi dan angan yang sama.. Menemanimu menunggu dan menunggu,

Air mata..

Aku kedinginan berdiri diatas istana yang retak Gemerutuk mulutku getir berkata lirih.. Adakah cinta yang sempurna di dunia? Adakah hati yang tak bisa luka? Apakah ku pantas bahagia? Sejuta penyair sedunia ingin aku hampiri Bertanya apakah cinta sejati itu ada, Pantaskah aku marah pada takdir? Berteriak lantang melawan nasib? Sedangkan ku hanyalah manusia... Namun demi engkau, Demi cinta, Demi janji kepada maha memberi cinta, Aku relakan kau bersama dengan yang lain Dan sebelum ku pergi Ku ingin kau bahagia.. Kita tak senadi Namun cinta kita akan hidup Walau ragaku mati membeku Biarkan aku menangis Mengalirkan deras air mata ketulusan Air mata surga.. Surabaya, 19 oktober 2016

Hari bahagiamu

Beberapa hari nda nulis, uda overload aja ini di otak, .. Minggu, 16 Oktober 2016 tepat pukul 10.00 wib lafadh sakral itu usai terucap dari bibirmu, ุจุฑูƒุงู„ู„ู‡ ู„ูƒู…ุง ูˆ ุงู„ุจุฑูƒุงู‡ ุนู„ูŠูƒู…ุง ูˆ ุฌู…ุน ุจูŠู†ูƒู…ุง ููŠ ุฎูŠุฑ Kini kehidupan barumu tlah dimulai, tanggung jawabmu kian bertambah, sebagai suami dan calon ayah bagi keluargamu. Semoga selalu dinaungi kebahagiaan dunia akhirat, sakinah mawaddah warahmah..amin. .. Kemarin siang kamu masih menemaniku dan memilihkan sepatu yg cocok buat aku, kamu bilang.. "kamu uda bukan anak muda lagi lo, waktunya pakai sepatu yg kaya gitu" (nunjuk sepatu higheels item pernik*) itu bagus buat dpake di acara besar, kondangan ato kerja. Waktu aku coba pakai "nah! Iku wes cuantik! Yaa naikin cantiknya 30% laah" ๐Ÿ˜… Aku nda terbiasa pakai heels, takut kesleo jatuh. Tapi aku tau kamu nda akan pernah lagi bisa nemeni aku dan milihin sepatu buatku selain hari ini, jadi kuputuskan "emm iya deh, boleh*" Kamu bilang "pakenya harus dikaos ...