Hari bahagiamu

Beberapa hari nda nulis, uda overload aja ini di otak,
..
Minggu, 16 Oktober 2016 tepat pukul 10.00 wib lafadh sakral itu usai terucap dari bibirmu,
بركالله لكما و البركاه عليكما و جمع بينكما في خير

Kini kehidupan barumu tlah dimulai, tanggung jawabmu kian bertambah, sebagai suami dan calon ayah bagi keluargamu. Semoga selalu dinaungi kebahagiaan dunia akhirat, sakinah mawaddah warahmah..amin.
..
Kemarin siang kamu masih menemaniku dan memilihkan sepatu yg cocok buat aku, kamu bilang.. "kamu uda bukan anak muda lagi lo, waktunya pakai sepatu yg kaya gitu" (nunjuk sepatu higheels item pernik*) itu bagus buat dpake di acara besar, kondangan ato kerja. Waktu aku coba pakai "nah! Iku wes cuantik! Yaa naikin cantiknya 30% laah" 😅
Aku nda terbiasa pakai heels, takut kesleo jatuh. Tapi aku tau kamu nda akan pernah lagi bisa nemeni aku dan milihin sepatu buatku selain hari ini, jadi kuputuskan "emm iya deh, boleh*"
Kamu bilang "pakenya harus dikaos kaki.in, aurat!" Iyaa abii..kataku. kamu cuma bilang "iya kalo hasilnya positif jadi abi, kalo negatif?". Aku nyelimur..tapi kamu tetep mengejarku dgn pertanyaan seandainya terjadi kemungkinan terburuk, aku tak bisa jawab sekarang..
Untuk sekedar mnatap wajahmu tersenyum aja aku uda bahagia.. bagaimana jika aku menatap wajahmu sebagai orang lain? Sanggupkan aku? Aku rasa semua perempuan tak kan sanggup.
Kita berpisah di perempatan kota, meski aku tak lagi bisa memelukmu untuk yg terakhir kalinya, terimakasih untuk perpisahan ini..
..
Semoga malam ini menjadi awal malam kebahagiaanmu bersamanya... :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Unsafety

Air mata..