Bait do'a yg telah usai
19 sept 2016, kozi...
Entah harus menulis seperti apa lagi, isinya pun akan tetap sama, kamu.
Selamat atas selesainya skripsi dan sidangnya, terimakasih atas kerjasama baiknya mau nurut sama aku selama proses mengerjakan, maaf kalo kamu merasa banyak paksaan dan tuntutan dari aku.. Aku melakukan ini semua semata* demi kamu. Apa kamu tau bberapa bulan sebelumnya? Ya, tanpa sengaja aku berdo'a meminta dilancarkan skripsiku di gel 2, agar aku bisa membantu n menemani ngerjakan skripsi part 2 (punyamu). Kamu tau apa kataNya? Ya, permintaanku dikabulkan... Aku lulus gel 2, bisa membantu mengerjakan skripsi part 2 dengan catatan ada yg harus dikorbankan, ketidak lulusan profesiku... :)
Sesuai isi do'aku, aku mengerjakan satu persatu isi dari skripsimu, aku harus memaksamu u/ konsul, menjemputmu tiap pagi dari macr*, mencucikan baju kotormu biar kamu tetep bisa maen game n makan, menyendiri dikamar kost, mengulang masa* riwa riwi dikampus etc. Terekam dengan lengkap dan jelas... Terimakasih Rabb, do'a*ku tak pernah Kau abaikan.. Kini aku telah usai melaksanakan isi do'aku, terimakasih masih memberiku kepercayaan untuk menjaganya, merawatnya, dan bersamanya.
Aku tak pernah tau kenapa aku sebegitu kuatnya menghadapimu, begitu sabarnya menantimu..
Bersyukurlah atas masa* sulit yg kamu hadapi, aku tetap bersamamu menerjangnya..
Karena ketika masa sulit ada pada giliranku, aku tau kamu tak kan siap meski hanya sekedar melihatnya, tak apa...Tuhan masih selalu bersamaku..
Artinya aku akan memberitahumu bahwa masa sulit itu, tak sesulit n serumit yg kamu bayangkan sayang... Aku telah berhasil melewatinya, maka aku yg akan menuntunmu melewati masa yg sama hanya saja dengan cara yg berbeda...dan kini kamu telah berhasil melewatinya pula meski dengan cara banyak beresiko.
Sekali lagi selamat, kita sudah bersama* berjuang demi kebahagiaan mereka, senyum ayah dan ibunda..
Kini, waktuku semakin berkurang untuk sekedar menemanimu duduk... Aku sedih, ketika harus merapikan lembar kenangan demi kenangan, kisah demi kisah kedalam kotak waktu, menatap ruangan kosong tempat dimana kita tertawa, menangis, suka maupun duka..
Aku tau kamu tak kan bisa berkata* banyak melihat perpisahan yg semakin dekat, Pilu rasanya ketika aku harus mendengar ketakutanmu tak bisa bertemu denganku setelah wisuda
jangan takut sayang... Kita tetap bersama*, tak kan pernah aku meninggalkanmu sendiri.. Ini hanya sementara, 3 bulan lagi kita akan kembali bersua, melepas rindu, penat di dada..
Titip hati yang kita tanam bersama, tolong jaga dan rawatlah hingga saatnya tiba...
Aku, masih disini untukmu....demi mimpi kita,
-121212-
Entah harus menulis seperti apa lagi, isinya pun akan tetap sama, kamu.
Selamat atas selesainya skripsi dan sidangnya, terimakasih atas kerjasama baiknya mau nurut sama aku selama proses mengerjakan, maaf kalo kamu merasa banyak paksaan dan tuntutan dari aku.. Aku melakukan ini semua semata* demi kamu. Apa kamu tau bberapa bulan sebelumnya? Ya, tanpa sengaja aku berdo'a meminta dilancarkan skripsiku di gel 2, agar aku bisa membantu n menemani ngerjakan skripsi part 2 (punyamu). Kamu tau apa kataNya? Ya, permintaanku dikabulkan... Aku lulus gel 2, bisa membantu mengerjakan skripsi part 2 dengan catatan ada yg harus dikorbankan, ketidak lulusan profesiku... :)
Sesuai isi do'aku, aku mengerjakan satu persatu isi dari skripsimu, aku harus memaksamu u/ konsul, menjemputmu tiap pagi dari macr*, mencucikan baju kotormu biar kamu tetep bisa maen game n makan, menyendiri dikamar kost, mengulang masa* riwa riwi dikampus etc. Terekam dengan lengkap dan jelas... Terimakasih Rabb, do'a*ku tak pernah Kau abaikan.. Kini aku telah usai melaksanakan isi do'aku, terimakasih masih memberiku kepercayaan untuk menjaganya, merawatnya, dan bersamanya.
Aku tak pernah tau kenapa aku sebegitu kuatnya menghadapimu, begitu sabarnya menantimu..
Bersyukurlah atas masa* sulit yg kamu hadapi, aku tetap bersamamu menerjangnya..
Karena ketika masa sulit ada pada giliranku, aku tau kamu tak kan siap meski hanya sekedar melihatnya, tak apa...Tuhan masih selalu bersamaku..
Artinya aku akan memberitahumu bahwa masa sulit itu, tak sesulit n serumit yg kamu bayangkan sayang... Aku telah berhasil melewatinya, maka aku yg akan menuntunmu melewati masa yg sama hanya saja dengan cara yg berbeda...dan kini kamu telah berhasil melewatinya pula meski dengan cara banyak beresiko.
Sekali lagi selamat, kita sudah bersama* berjuang demi kebahagiaan mereka, senyum ayah dan ibunda..
Kini, waktuku semakin berkurang untuk sekedar menemanimu duduk... Aku sedih, ketika harus merapikan lembar kenangan demi kenangan, kisah demi kisah kedalam kotak waktu, menatap ruangan kosong tempat dimana kita tertawa, menangis, suka maupun duka..
Aku tau kamu tak kan bisa berkata* banyak melihat perpisahan yg semakin dekat, Pilu rasanya ketika aku harus mendengar ketakutanmu tak bisa bertemu denganku setelah wisuda
jangan takut sayang... Kita tetap bersama*, tak kan pernah aku meninggalkanmu sendiri.. Ini hanya sementara, 3 bulan lagi kita akan kembali bersua, melepas rindu, penat di dada..
Titip hati yang kita tanam bersama, tolong jaga dan rawatlah hingga saatnya tiba...
Aku, masih disini untukmu....demi mimpi kita,
-121212-
Komentar
Posting Komentar